Melihat Hoki Rumah Tusuk Sate
Azis Turindra |
Minggu, 15/05/2011 15:35 WIB
Jakarta - Memilih kriteria rumah yang diidamkan memang gampang-gampang susah, ada banyak faktor yang dipertimbangkan sebelum memutuskan rumah mana yang dipilih sebagai hunian. Selain faktor dana, faktor lingkungan, akses transportasi dan juga resiko bencana alam ada faktor non teknis lainnya yang terkadang dibutuhkan petimbangan.
Salah satu contohnya adalah ketika memilih rumah yang berada dilokasi pertigaan atau biasa disebut 'tusuk sate'. Ada angggapan bila rumah tusuk sate memiliki efek negatif bagi keharmonisan keluarga hingga masalah bisnis. Hingga dalam ilmu Fengshui, rumah tusuk sate disebut menyebabkan ketidakberuntungan sang pemilik rumah.
Dalam pandangan fengshui, posisi rumah tusuk sate mendatangkan negatif, contohnya rumah tersebut berisiko ditabrak kendaraan yang melaju kencang. Sementara dari sisi kesehatan, penghuninya mudah sakit karena terpapar debu dan polusi dari kendaraan yang melintas di depan rumah, karena tidak ada bangunan yang menghalangi.
Karenanya, mereka yang memiliki rumah tusuk sate sulit untk menjual rumahnya. Bahkan mereka yang memilih rumah tusuk sate menjadi pilihan terakhir yang dilirik calon pembeli rumah. Terpkasa harga rumah yang ditawarkan untuk rumah tusuk sate menjadi lebih murah dibandingkan dengan rumah yang lokasinya tidak tusuk sate.
Lalu bagaimana menyiasatinya agar mendatangkan hoki, karena rumah tusuk sate sebenarnya memiliki potensi yang menguntungkan untuk membuka usaha, karena posisinya mudah terlihat. Hal-hal yang perlu diperhatikan agar rumah tusuk sate hoki dan nyaman adalah perubahan arah pintu rumah, penyaringan udara dan pelindung rumah dengan menggunakan tumbuhan, memasang cermin dan dalam memposisikan ruang tidur.
Dimulai dengan merubah arah pintu yang menghadap ke jalan, cobalah memindahkan pintu ke posisi kiri atau kanan, hal ini dilakukan untuk memastikan dapat menahan masuknya debu dan angin yang masuk rumah.
Selain itu tambahkan tanaman-tanaman yang dapat berfungsi sebagai penyaring udara dan pelindung dari bahaya asap dan polusi kendaraan, serta sebagai penghalang bagi kendaraan yang menerobos. Adapun tanaman yang disarankan untuk ditanam adalah bambu kecil warna kuning. Hal ini dikarenakan tanaman ini bergerak secara elastis jika angin kencang datang dari depan rumah.
Kemudian pasanglah cermin yang memiliki fungsi sebagai peringatan bagi kendaraan yang lewat di depan rumah dan cermin berfungsi sebagai tanda peringatan agar kendaraan dapat mengurangi sorotan lampunya. Terakhir apabila ruang tidur terletak di ruang depan, sebaiknya di pindah guna menjaga kesehatan para penghuni rumah, akibat banyaknya angin dan debu yang masuk ke rumah.
Namun satu catatan penting dalam dunia properti lokasi strategis untuk membangun pertokoan atau perkantoran biasanya berada di dekat perempatan atau mulut jalan, titik tertentu, lahan pasti akan berhadapan dengan jalan tusuk sate. Tetapi bangunan di posisi yang mudah tertangkap mata malah laku dan bernilai jual tinggi. So, selamat mencoba.
(krt/krt)
No comments:
Post a Comment